PEDULIKI SALAMAKI
PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

{script}

Pemkab Tala Membagi Menjadi Dua Tim Besar Untuk Penanganan Covid-19

Wahyuddin Se
19 Agustus 2021, 12:44 WIB Last Updated 2021-08-19T04:44:32Z



Tanah Laut - Bupati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, H Sukamta mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, akan membagi menjadi dua tim besar dalam upaya penanganan Covid-19 dan penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di wilayahnya.

Menurut Sukamta,  tim pertama yaitu Satgas Covid-19 yang terbagi menjadi Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan bertugas melakukan pembatasan sosial.

“Kami melakukan pembatasan sosial sampai ke tingkat kecamatan sesuai dengan kebijakan PPKM Level 4 di Tanah Laut seperti di pasar, pertokoan, warung makan, dan tempat potensi kerumunan sehingga tidak ada lagi kerumunan dan menaati protokol kesehatan,” kata Bupati Tanah Laut HM Sukamta, saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan bersama Forkopimda Tanah Laut dan Sekretaris Daerah Tanah Laut secara virtual di Ruang Barakat Setda Tanah Laut dipimpin oleh Penjabat Pj Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Safrizal ZA dan dihadiri Forkopimda Provinsi Kalsel, Selasa (18/8) tadi.

Sukamta juga menyampaikan,  tim kedua bertugas untuk melakukan penguatan 3T (testing, tracing, treatment) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor : 30 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

“Kami sudah koordinasikan untuk semua Puskesmas, dalam satu minggu akan melakukan testing sebanyak 3.500 sampel sesuai dengan Instruksi, satu persen dari total penduduk di Tanah Laut. Agar kita bisa menjaring sebanyak mungkin orang yang terpapar Covid-19, ini juga terus kita evaluasi semoga pada minggu kedua akan turun setelah melakukan testing tadi,” kata Bupati Tala.

Lebih lanjut Sukamta juga mengungkapkan, pihaknya terus menerus untuk melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak takut untuk ke rumah sakit, karena angka kematian pasien Covid-19 di Tanah Laut kebanyakan diakibatkan pasien isolasi mandiri dan terlambat membawa ke rumah sakit.

Kendati demikian, Bupati Tanah Laut juga bersyukur, angka positif Covid-19 di Tanah Laut sudah mulai menurun menjadi 544 orang pertanggal 17 Agustus 2021,  setelah sempat mencapai angka 808 orang pada 5 Agustus lalu.

Sementara, Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA terus memberikan dukungan kepada seluruh kepala daerah di Kalsel tidak terkecuali Bupati Tanah Laut.

Dia menyampaikan harapan semoga tracking terhadap orang-orang yang suspek bisa terus dilakukan.

“Inti kuncinya ada di tracking, kalau bisa satu positif tracking lima sampai sepuluh, memang angka positifnya naik sementara.  Namun secara permanen akan turun terus-menerus,” kata Pj Gubernur Kalsel.

Lebih lanjut, Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA berharap, kinerja yang lebih keras dari setiap pimpinan daerah di Kalsel dalam menghadapi PPKM di wilayahnya masing-masing.

“Seminggu menuju tanggal dua puluh tiga, harapan kita semuanya bisa turun dengan disiplin yang tinggi. Jadi seminggu terakhir ini penegakan protokol kesehatan seperti operasi yustisi dan razia masker agar ditingkatkan. Acara-acara agar dimonitor dengan baik sebelum diadakan dari pada dibubarkan sulit, PPKM yang saat ini level tiga turun ke dua, yang empat turun ke tiga,” tegasnya (GT.Zubaidi).

  • Pemkab Tala Membagi Menjadi Dua Tim Besar Untuk Penanganan Covid-19

Terkini